NTCA - INDONESIA
AUSTRALIA PASTORAL PROGRAM 2016
MANBULLOO STATION -
Katherine , NT
By : Diannur Wahyu
Marini (Mataram University )
Manbullo station - Sudah hampir 5
minggu lebih kami berada di salah satu perusahaan peternakan
atau lebih akrab dikenal dengan sebutan cattle station tepatnya di Manbulloo cattle
station . station yang berada di wilayah Katherine dapat ditempuh hanya +- 20 menit dari Katherine dengan kecepatan 110km/jam . Manbullo station sendiri merupakan
perusaahaan peternakan yang bernaung dibawah induk perusahaannya yakni
Consolidated Pastoral Company atau sering disingkat CPC Pty Ltd Dengan
memprioritaskan produksi bibit unggul (breeding) .Manager manbullo sendiri yaitu
Tanmmy dan Kruksey dalah suami istri dan memiliki 3 orang puteri yang sangat manis yaitu Dakota ,
kidden dan Billie.Mereka sangat baik dan memberikan sambutan hangat (warm
welcming)ketika pertama kali kami datang dan pertama kali makan malam . Hari pertama bekeja saat itu begitu sangat
terasa canggung karena bekerja dengan stockman(sebutan untuk para pekerja) yang baru kami kenal dan suasana
Baru pastinya . Manbullo sendiri memiliki sekitar 6 stocman dengan
headstocmannya yang masih sangat muda . Kebetulan hari pertama bekerja
disini , kami langsung diajak mereka menuju yard(sebutan untuk lahan luas) untuk processing weaner(sebutan untuk anak sapi yang sudah sapih dari induknya) . Ada
beberapa proses yang hampir rutin kami lakukan disini yaitu adalah
cattle processing seperti istilah-istilah berikut ini misalnya : ear tagging
yaitu memberikan anting-anting berupa chip yang biasa disbut NLIS (National
Livestock Identification System) yaitu tag yang berisi chip data untuk membantu
mencatat atau recording data yang tersambung
dengan computer , biasanya NLIS tag
mempermudah dalam kegiatan trucking ,karena biasaya saat trucking papan
pendeteksi atau scanner diletakkan di samping race(sebutan untuk ruang sempit yang hanya bisa dilalui oleh satu sapi) sebelah kanan , dan ketika
mereka melewati race tersebut scanner akan berbunyi dan langsung menyimpan data
sapi yang telah masuk truk , kemudian
kegiatan selanjutnya adalah ear marking ,yaitu kegiatan merobek atau
memberi tanda pada bagian ujung daun
telinga sebelah kiri weaner dengan alat marking,alat marking ini biasanya
berbentuk segitiga runcing , kegiatan selanjutnya adalah branding yaitu kegiatan memberikan brand
atau lambang pada bagian paha sebelah kiri bawah dengan besi panas (hot iron) . Manbulloo sendiri memberikan lambang berupa huruf M yang artinya
manbulloo station dan lambang gelas wine yakni lambang induk perusahaan mereka
yaitu CPC yang memiliki makna filosofi tersendiri . selain itu bangtailing dan dehorning , yang fungsinya menghilangkan calon tanduk untuk menghindari
perkelahian yang dapat menyebabkan luka dan penurunan kualitas produksi dagin
si sapi . dehorning ini dilakukan saat mereka masih berumur muda yaitu dibawah 8
bulan untuk menghindari terjadinya pendarahan yang begitu hebat apabila
dilakukan saat mereka sudah menjadi heifer ,bull , cows atau menjadi dewasa .
kemudian Vaccination yaitu memberikan vaksin kepada si sapi , biasanya vaksin
yang saya berikan adalah vaksin untuk weaners atau calf yaitu Sinvac yakni
vaksin yang bekerja untuk mencegah virus botulinum , kemudian vaksin
dectomax , biasanya diberikan bersamaan saat vaksinasi sinva dengan dosis
tertentu ,kegiatan lainnya adalah Drafting , nah kegiatan ini adalah kegiatan
yang paling awal dilakukan sebelum procesing ,yaitu mensortir atau memilih dan
memisahkan sapi-sapi yang masih bercampur satu sama lain kemudian dimasukkan didalam pen(sebutan untuk kandang yang lebih kecil dan dipagari besi) ,
digirng dengan teknik zigzag low stress and low pressure untuk memudahkan sapi
masuk dalam side pen yaitu pen yang ukurannya lebih besar dan melebar sebelum
masuk race , biasanya drafting memisahkan sapi berdasarkan ukuran badan dan
tujuan pemeliharaan misalnya weaners , calf , wet cows , bull , heifer , mickey
, spay cow dan kegiatan yang paling akhir biasanya kami lakukan adalah feeding
atau memberi makan semua sapi-sapi dimasing-masing pen , biasanya bisa
menghabiskan 16-25 bale hay(pakan kering) dan masih banyak kegiatan lainnya . tidak haya
disitu , begitu banyak lagi kegiatan dan pembelajaran lainnya yang masih ingin
saya bagi yang luar biasa dan belum saya dapatkan ditempat lain .
Penulis saat melakukan feeding cattle
Stocman bekerja begitu
cepat ,tangkas dan hati-hati,padahal usia mereka masih sangat belia namun
mereka luar biasa begitu mandiri dan sabar mengajarkan kami . Biasanya saya mendapatkan tugas bekerja dibagian race dimana saya harus menyiapkan sapi satu persatu
untuk di proses . Selain kegiatan di yard , seperti processing di race . hal yang sering
saya lakukan disini adalah walking cattle , walking cattle ini merupakan
kegiatan menggiring sapi atau memindahkan mob(sebutan untuk kumpulan sapi) sapi yang sudah di kumpulkan
disuatu area dalam paddock(sebutan untuk padang berisi rumput dan pohon yang sangat luas) menuju yard
maupun sebaliknya Dari yard menuju paddock,belum lagi kantuk dan dahaga ketik
diatas kuda*serasa ikut main di film country pake kuda hhe . tapi jujur saya sangat menikmatinya .kemampuan berkuda saya
semakin luar biasa ,tidak sia-sia pelatih kami di Katherine Rural College berteriak mengajarkan
kami sampai bisa dan ternyata ini hasilnya .
Manbullo sendiri untuk walking cattle
lebih banyak menggunakan kuda dan motorbike,lebih kurang
sekitar 6 ekor kuda dan 1 motorbike terkadang krucksey sang manajer menyewa helicopter
untuk membantu mustering dan mengumpulkan sapi sapinya yang berpencar menuju
suatu area di dalam paddock untuk di holding .Holding cattle juga merupakan
salah satu bagian dari walking cattle yaitu menyiapkan atau mengumpulkan semua
sapi terlebih dahulu sebelum di walking .Suatu hari ketika melakukan alking cattle bersama para stocman , saya terkena musibah jatuh dari nagget (nama kuda saya hehe) dan itu sangat membuat saya berdebar karena baru pertama kali jatuh dari seekor kuda setelah beberapa menitnya sempat melakukan canter (Istilah menunggang kuda sambil berlari cepat) begitu cpatnya karena ingin mengejar satu sapi yang keluar dari rombongannya.Tetapi,atuh dari atas kuda akan menjadi hal
yang biasa , karena saya bertanya kepada smua stockman disini bahwa mereka
semua sudah pernah jatuh bahkan mulai umur 6 tahun .Wow bukan ? Jadi itu bukan
menjadi masalah atau trauma bagi saya , karena jika kita ingin tahu bagaimana rasanya
berhasil dalam hal apapun ,maka kita juga perlu tahu dan berani merasakan gagal itu
seperti apa bahkan jatuh dari kuda sekalipun . Suatu ketika kami juga
diajak sang manager(Krucksey) untuk mengambil hay di salah satu yard khusus pensuplay
hay .Dia mengajarkan saya bagaimana Cara mengendarai Ute
(sebutan until mobil pick up ) dan cukup dengan 5 menit menguasai gigi , rem dan gas sayapun membantu mereka
mengendarai ute kemudian mereka hanya tinggal menaikkannya di mobil . Tapi tak
berapa lama kemudian saya turun dari mobil tersebut karena hampir menabrak pipa air dan
si kruksey sangat panik hahaha sayapun juga panik . tapi luar biasa hari itu
penuh dengan keseruan . selama beberapa ini saya sangat banyak belajar bahwa
disiplin itu sangat mempengaruhi pekerjaan , bahkan kami mulai bekerja pukul 6
pagi hingga pulang 6sore . Dan saya sering memberikan kata kata
sederhana untuk mereka "menjemput matahari terbit hingga mengantarkannya
pulang ke persinggahan " . Dan semua orang disini bekerja tanpa ada yang
diam dan tidak melakukan apapun NO WAY ,kecuali
waktunya makan atau smoko . mereka sangat hangat dan seperti keluarga
sendiri bahkan teman dengan canda-candaan mereka saat beristirahat membuat saya betah dan merasa saya punya keluarga baru disini .*azeeek Dan mereka juga sangat excited dengan
budaya Indonesia . pelajaran yang lainnya adalah bekerja professional , ketika
kerja mereka kerja fokus dan sangat hati-hati . Pelajaran selanjutnya adalah selelah
letih apapun kita , kita harus tetap say hi "how're you going "
tersenyum dan menyapa , karena saling menyapa dan tersenyum menandakan bahwa kita orang yang santun dan friendly dan mereka menyukai itu. Dan masih sangat banyak kegiatan lainnya yang saya
lakukan . sangat banyak ...
Terimakasih hidup telah memberikan ruang untuk belajar dan bermain dengan pengalaman yang luar biasa Dan terimakasih untuk NTCA-Indonesia Australia Pastoral Program , yang telah memberikan saya kesempatan menjadi bagian dari program ini ,banyak pelajaran yang bisa saya ambil dan menjadikan saya orang yang punya keterampilan untuk berbekal di masadepan nanti , smoga suatu saat nanti saya bisa mengembangkan industry peternakan Indonesia Dan menjadi pakar dan ahli dibidang peternakan nantinya .salam sukses semoga bisa menginspirasi Dan bermanfaat ..
sorry for error gramatical heheee .............
Terimakasih hidup telah memberikan ruang untuk belajar dan bermain dengan pengalaman yang luar biasa Dan terimakasih untuk NTCA-Indonesia Australia Pastoral Program , yang telah memberikan saya kesempatan menjadi bagian dari program ini ,banyak pelajaran yang bisa saya ambil dan menjadikan saya orang yang punya keterampilan untuk berbekal di masadepan nanti , smoga suatu saat nanti saya bisa mengembangkan industry peternakan Indonesia Dan menjadi pakar dan ahli dibidang peternakan nantinya .salam sukses semoga bisa menginspirasi Dan bermanfaat ..
sorry for error gramatical heheee .............
Saat holding cattle di
back yard sebelum walking cattle
Saat weaners
processing (bangtailing )
Before trucking
cattle into Road Train Australia (RTA)
The last day before
we leaving manbulloo station
They are Tammy (left
) me (middle) and krucksey (right)
Foto bersama by Kent saddlery
thankyou ....



Great experience
BalasHapusGreat experience
BalasHapus