Sabtu, 28 Mei 2016

Internship experiences at Manbullo STN ,Katherine NT Australia


NTCA - INDONESIA AUSTRALIA PASTORAL PROGRAM 2016
MANBULLOO STATION - Katherine , NT
By : Diannur Wahyu Marini (Mataram University )





                Manbullo station - Sudah hampir 5 minggu lebih  kami  berada di salah satu perusahaan peternakan atau lebih akrab dikenal dengan sebutan cattle station tepatnya di  Manbulloo cattle station .  station yang berada di wilayah  Katherine dapat ditempuh hanya +- 20 menit dari Katherine dengan kecepatan 110km/jam . Manbullo station sendiri merupakan perusaahaan peternakan yang bernaung dibawah induk perusahaannya yakni Consolidated Pastoral Company atau sering disingkat CPC Pty Ltd Dengan memprioritaskan produksi bibit unggul (breeding) .Manager manbullo sendiri yaitu Tanmmy dan Kruksey dalah  suami istri dan memiliki 3  orang puteri yang sangat manis yaitu Dakota , kidden dan Billie.Mereka sangat baik dan memberikan sambutan hangat (warm welcming)ketika pertama kali kami datang dan pertama kali makan malam  . Hari pertama bekeja saat itu begitu sangat terasa canggung karena bekerja dengan stockman(sebutan untuk para pekerja) yang baru kami kenal dan suasana Baru pastinya . Manbullo sendiri memiliki sekitar 6 stocman dengan headstocmannya yang masih sangat muda . Kebetulan hari pertama bekerja disini , kami langsung diajak mereka menuju yard(sebutan untuk lahan luas) untuk processing weaner(sebutan untuk anak sapi yang sudah sapih dari induknya) . Ada beberapa proses yang hampir rutin kami lakukan disini yaitu adalah cattle processing seperti istilah-istilah berikut ini misalnya : ear tagging yaitu memberikan anting-anting berupa chip yang biasa disbut NLIS (National Livestock Identification System) yaitu tag yang berisi chip data untuk membantu mencatat atau  recording data yang tersambung dengan computer , biasanya NLIS tag  mempermudah dalam kegiatan trucking ,karena biasaya saat trucking papan pendeteksi atau scanner diletakkan di samping race(sebutan untuk ruang sempit yang hanya bisa dilalui oleh satu sapi) sebelah kanan , dan ketika mereka melewati race tersebut scanner akan berbunyi dan langsung menyimpan data sapi yang telah masuk truk , kemudian   kegiatan selanjutnya adalah ear marking ,yaitu kegiatan merobek atau memberi  tanda pada bagian ujung daun telinga sebelah kiri weaner dengan alat marking,alat marking ini biasanya berbentuk segitiga runcing , kegiatan selanjutnya adalah branding yaitu kegiatan memberikan brand atau lambang pada bagian paha sebelah kiri bawah dengan besi panas (hot iron) . Manbulloo sendiri memberikan lambang berupa huruf M yang artinya manbulloo station dan lambang gelas wine yakni lambang induk perusahaan mereka yaitu CPC yang memiliki makna filosofi tersendiri . selain itu  bangtailing dan dehorning , yang fungsinya menghilangkan calon tanduk untuk menghindari perkelahian yang dapat menyebabkan luka dan penurunan kualitas produksi dagin si sapi . dehorning ini dilakukan saat mereka masih berumur muda yaitu dibawah 8 bulan untuk menghindari terjadinya pendarahan yang begitu hebat apabila dilakukan saat mereka sudah menjadi heifer ,bull , cows atau menjadi dewasa . kemudian Vaccination yaitu memberikan vaksin kepada si sapi , biasanya vaksin yang saya berikan adalah vaksin untuk weaners atau calf yaitu Sinvac yakni vaksin yang bekerja untuk mencegah virus botulinum , kemudian  vaksin dectomax , biasanya diberikan bersamaan saat vaksinasi sinva dengan dosis tertentu ,kegiatan lainnya adalah Drafting , nah kegiatan ini adalah kegiatan yang paling awal dilakukan sebelum procesing ,yaitu mensortir atau memilih dan memisahkan sapi-sapi yang masih bercampur satu sama lain  kemudian dimasukkan didalam pen(sebutan untuk kandang yang lebih kecil dan dipagari besi) , digirng dengan teknik zigzag low stress and low pressure untuk memudahkan sapi masuk dalam side pen yaitu pen yang ukurannya lebih besar dan melebar sebelum masuk race , biasanya drafting memisahkan sapi berdasarkan ukuran badan dan tujuan pemeliharaan misalnya weaners , calf , wet cows , bull , heifer , mickey , spay cow dan kegiatan yang paling akhir biasanya kami lakukan adalah feeding atau memberi makan semua sapi-sapi dimasing-masing pen , biasanya bisa menghabiskan 16-25 bale hay(pakan kering) dan masih banyak kegiatan lainnya . tidak haya disitu , begitu banyak lagi kegiatan dan pembelajaran lainnya yang masih ingin saya bagi yang luar biasa dan belum saya dapatkan ditempat lain .

Penulis saat melakukan feeding cattle

       Stocman  bekerja begitu cepat ,tangkas dan hati-hati,padahal usia mereka masih sangat belia namun mereka luar biasa begitu mandiri dan sabar mengajarkan kami . Biasanya saya mendapatkan tugas bekerja dibagian race dimana saya harus menyiapkan sapi satu persatu untuk di proses . Selain kegiatan di yard , seperti processing di race . hal yang sering saya lakukan disini adalah walking cattle , walking cattle ini merupakan kegiatan menggiring sapi atau memindahkan mob(sebutan untuk kumpulan sapi) sapi yang sudah di kumpulkan disuatu area dalam  paddock(sebutan untuk padang berisi rumput dan pohon yang sangat luas) menuju yard maupun sebaliknya Dari yard menuju paddock,belum lagi kantuk dan dahaga ketik diatas kuda*serasa ikut main di film country pake kuda hhe . tapi jujur saya sangat menikmatinya .kemampuan berkuda saya semakin luar biasa ,tidak sia-sia pelatih kami di Katherine Rural College  berteriak mengajarkan kami sampai bisa dan ternyata ini hasilnya  . Manbullo sendiri untuk walking cattle  lebih banyak menggunakan kuda dan motorbike,lebih kurang sekitar 6 ekor kuda dan 1 motorbike terkadang krucksey sang manajer menyewa helicopter untuk membantu mustering dan mengumpulkan sapi sapinya yang berpencar menuju suatu area di dalam paddock untuk di holding .Holding cattle juga merupakan salah satu bagian dari walking cattle yaitu menyiapkan atau mengumpulkan semua sapi terlebih dahulu sebelum di walking .Suatu hari ketika melakukan alking cattle bersama para stocman , saya terkena musibah jatuh dari nagget (nama kuda saya hehe) dan itu sangat membuat saya berdebar karena baru pertama kali jatuh dari seekor kuda setelah beberapa menitnya sempat melakukan canter (Istilah menunggang kuda sambil berlari cepat) begitu cpatnya  karena ingin mengejar satu sapi yang keluar dari rombongannya.Tetapi,atuh dari atas kuda akan menjadi hal yang biasa , karena saya bertanya kepada smua stockman disini bahwa mereka semua sudah pernah jatuh bahkan  mulai umur 6 tahun .Wow bukan ? Jadi itu bukan menjadi masalah atau trauma bagi saya , karena jika kita ingin tahu bagaimana rasanya berhasil dalam hal apapun ,maka kita juga perlu tahu dan berani merasakan gagal itu seperti apa bahkan jatuh dari kuda sekalipun . Suatu ketika kami juga diajak sang manager(Krucksey) untuk mengambil hay di salah satu yard khusus pensuplay hay .Dia  mengajarkan saya bagaimana Cara mengendarai Ute (sebutan until mobil pick up ) dan cukup dengan 5 menit menguasai gigi , rem dan gas sayapun  membantu mereka mengendarai ute kemudian mereka hanya tinggal menaikkannya di mobil . Tapi tak berapa lama kemudian saya turun dari mobil tersebut karena hampir menabrak pipa air dan si kruksey sangat panik hahaha sayapun juga panik . tapi luar biasa hari itu penuh dengan keseruan . selama beberapa ini saya sangat banyak belajar bahwa disiplin itu sangat mempengaruhi pekerjaan , bahkan kami mulai bekerja pukul 6 pagi hingga pulang 6sore . Dan saya sering memberikan kata kata sederhana untuk mereka  "menjemput matahari terbit hingga mengantarkannya pulang ke persinggahan " . Dan semua orang disini bekerja tanpa ada yang diam dan  tidak melakukan apapun NO WAY ,kecuali  waktunya makan atau smoko . mereka sangat hangat dan seperti keluarga sendiri bahkan teman dengan canda-candaan mereka saat beristirahat membuat saya betah dan merasa saya punya keluarga baru disini .*azeeek Dan mereka juga sangat excited dengan budaya Indonesia . pelajaran yang lainnya adalah bekerja professional , ketika kerja mereka kerja fokus dan sangat hati-hati . Pelajaran selanjutnya adalah selelah letih apapun kita , kita harus tetap say hi "how're you going " tersenyum dan menyapa , karena saling menyapa dan tersenyum menandakan bahwa kita orang yang santun dan friendly dan mereka menyukai itu. Dan masih sangat banyak kegiatan lainnya yang saya lakukan . sangat banyak ...
Terimakasih hidup telah memberikan ruang untuk belajar dan bermain dengan pengalaman yang luar biasa Dan terimakasih untuk NTCA-Indonesia Australia Pastoral Program , yang telah memberikan saya kesempatan menjadi bagian dari program ini ,banyak pelajaran yang bisa saya ambil dan menjadikan saya orang yang punya keterampilan untuk berbekal di masadepan nanti , smoga suatu saat nanti saya bisa mengembangkan industry peternakan Indonesia Dan menjadi pakar dan ahli dibidang peternakan nantinya .salam sukses semoga bisa menginspirasi Dan bermanfaat ..
sorry for error gramatical heheee .............
Saat holding cattle di back yard sebelum walking cattle

Saat weaners processing (bangtailing )

Before trucking cattle into Road Train Australia (RTA)


 
The last day before we leaving manbulloo station
They are Tammy (left ) me (middle) and krucksey (right)

                                                        Foto bersama by Kent saddlery


thankyou ....





2 komentar: